Showing posts with label Manusia. Show all posts
Showing posts with label Manusia. Show all posts

Friday, September 20, 2013

Nenek Moyang Bangsa Indonesia

Dari Ilmu Linguistik

Dari kajian ilmu linguistik atau ilmu bahasa, bangsa Indonesia adalah penutur bahasa Austronesia. Sekitar 5.000 tahun lalu, bahasa ini sudah digunakan oleh manusia di nusantara. Bahasa ini konon akar dari bahasa Melayu. Bahasa Austronesia memiliki penyebaran paling luas di dunia, khususnya sebelum zaman penjajahan oleh bangsa Eropa terhadap bangsa-bangsa Asia-Afrika.
Bahasa Austronesia berkembang menjadi 1.200 bahasa lokal, dari Madagaskar, Afrika, di barat sampai di Pulau Paskah di timur, dari Taiwan di utara sampai Selandia Baru di selatan . Penyebaran bahasa Austronesia lebih luas dibanding penyebaran bahasa Indo Eropa, Aria Barat, dan Aria Timur atau Semit.
Keturunan Bahasa Austronesia tumbuh dan berkembang ratusan tahun dan digunakan oleh 300 juta manusia di Asia Timur dan Asia Pasifik. Para penutur bahasa Austronesia, beragam, misalnya mulai dari para nelayan, pelaut, pedagang, bangsawan, pengeliling dunia, sampai kaum petani di pedalaman. Sekitar 80 juta manusia penutur bahasa Austronesia hidup di kepulauan nusantara dan kepulauan Pasifik.
Jadi siapa nenek moyang manusia yang bertutur dengan menggunakan bahasa Austronesia yang tinggal di nusantara itu? Masih menjadi kontroversi di kalangan para ahli. Pendapat mereka bermacam ragam, ada yang mengatakan dari Formusa (Taiwan),  Hainan (Hongkong), Yunan (China Selatan), Filipina, atau Jepang.

Dari Bahasa Austrik

Ketua Ikatan Ahli Arkeologi Indonesia (IAAI) Harry Truman Simanjuntak pernah berpendapat, rumpun bahasa Austronesia merupakan bagian dari bahasa Austrik. Bahasa ini berawal dari daratan Asia, kemudian terbagi dua, yaitu Austro Asiatik dan Austronesia.
Austro Asiatik menyebar ke daratan Asia, misalnya di Indo-China, Thailand, dan Munda di India Selatan. Sedang bahasa Austronesia menyebar ke selatan dan di tenggara seperti Indonesia, Filipina, Malaysia, sampai ke kepulauan Pasifik.
Menurut teori Model Out of Taiwan, bahasa Austronesia mulai mengkristal di Formusa atau Taiwan. Penutur bahasa ini bermigrasi dari daratan China Selatan 6.000 tahun yang lalu. Diperkirakan mereka berasal dari Fujian atau Guangdong, dua daerah di China Selatan.
Proses kristalisasi bahasa Austronesia di Taiwan kemudian melahirkan budaya Da-pen-keng. Budaya tersebut berkembang dan bercabang-cabang menjadi sejumlah dialek lokal. Itu terjadi sekitar 4.700 tahun lalu. Pada masa Austronesia awal tersebut manusia sudah mengerti memelihara babi dan anjing, sudah mengenal budidaya padi meski masih sederhana, menanam ubi dan tebu, membuat kain dari kulit kayu, dan membuat gerabah..
Ratusan tahun kemudian budaya mereka meningkat lagi. Misalnya mulai menggunakan peralatan dari batu dan tulang dan mulai membuat kano, perahu kecil dan sempit.
Sejumlah kelompok penutur bahasa Austronesia ini kemudian mulai berkelana ke selatan, lewat lautan, dengan menggunakan perahu yang sederhana, yang lebih banyak digerakkan oleh arus ombak lautan. Mereka terus bergerak ke arah selatan. Di antara mereka ada yang bergerak kearah Asia Tenggara, sampai ke Filipina dan Kalimantan Utara. Itu terjadi 4.500 tahun yang lalu.
Kelompok pemukim awal di Filipina atau di Kalimantan Utara ini akhirnya menciptakan bahasa Proto Malayo Polynesia (PMP), yang merupakan cabang dari induknya, Proto Austronesia.
Di kawasan baru tersebut perbendaharaan budaya mereka bertambah. Budidaya tanaman yang berasal dari biji-bijian, mulai bertambah, misalnya mulai menanam kelapa, sagu, sukun, dan pisang. Pada saat itu, perhubungan laut juga mulai meningkat. Teknologi pelayaran mereka mulai canggih. Maka di antara mereka mulai ada yang bermigrasi ke pulau-pulau di nusantara, misalnya ke Sulawesi dan Maluku. Bahkan ada yang sampai ke pulau Mikronesia, Lautan Pasifik.
Dalam tahap selanjutrnya, puluhan tahun kemudian, mereka ada yang bermigrasi ke Jawa, Sumatra, dan Semenanjung Malaka. Ke arah timur, mereka menuju ke Nusa Tenggara, Maluku, Papua Barat, sampai ke kepulauan Bismarck. Di kawasan timur ini, budaya tanaman biji-bijian mereka tinggalkan dan beralih ke budidaya berbagai tanaman umbi-umbian. Bumi dan alam di nusantara bagian timur ternyata tidak cocok untuk tanaman biji-bijian.
Menurut pakar arkeologi yang lain, Daud Ario Tanudirjo, persebaran para penutur Proto Malayo Polynesia tersebut terjadi sekitar 4.000 hingga 3.300 tahun yang lalu. Hal itu ditandai luasnya distribusi gerabah berpoles merah..
KEMAMPUAN mereka mengarungi lautan jarak jauh, mendorongnya untuk terus mencari daerah baru yang kemungkinan lebih baik, atau lebih nyaman untuk hidup. Mereka telah mengenal strategi lompat katak. Dari pulau yang satu melompat ke pulau yang lain yang lebih dekat. Demikian seterusnya, sampai mereka tiba di pulau yang paling jauh.
Bahasa Proto Malayo Polynesia tersebut berkembang di kawasan barat nusantara sedangkan di kawasan Halmahera, Maluku, berkembang dan menjadi pusat bahasa-bahasa Proto Central Malayo Polynesi. Bahasa-bahasa Proto Eastern Malayo Polynesia berkembang di daerah Kepala Burung, Papua Barat dan bahasa-bahasa Proto Oceanic berkembang di Kepulauan Bismarck, Pasifik Barat dan sekitarnya.
Bentuk rumpun bahasa Austronesia ini tumbuh lebih menyerupai bentuk garu ketimbang bentuk pohon. Mengapa? Karena semua proto-bahasa dalam bentuk ini, dari Proto Malayo Polynesia hingga ke Proto Oceania menunjukkan kesamaan kognat yang tinggi, yakni lebih dari 84 persen dari 200 pasangan kata. Demikian menurut pakar arkeologi Daud Aris Tanudirjo.
Sementara itu menurut pakar bahasa Austronesia, Peter Bellwood, berbagai proto-bahasa yang pernah tersebar dari Filipina sampai Kepulauan Bismarck, boleh dikatakan satu bahasa, namun dengan sedikit perbedaan variasi dialek.

Austromelanesoid – Mongoloid

Mungkin Anda bertanya, nama makhluk apa lagi ini? Apakah ini nenek moyang kita? Jawabnya bukan! Sabar.
Dari hasil penemuan dan penelitian di pegunungan Sewu, bagian tengah Jawa Tengah-Jawa Timur, para ahli menemukan kohabitasi, bercampurnya dua suku bangsa di suatu wilayah, yaitu ras Australo-melanesid dengan ras Mongoloid dalam waktu yang hampir bersamaan. Kohabitasi dua ras tersebut jauh sebelum datangnya para penutur Austronesia yang berciri ras Mongoloid.
(1) Dalam situs purbakala di kawasan Jateng-Jatim tersebut ditemukan kerangka Austromelanesoid yang dikubur dalam posisi terlipat. Di tempat yang sama juga ditemukan kerangka Mongoloid dikubur dalam posisi terbujur.
(2) Penemuan kerangka manusia purba di daerah Wajak, dekat Tulungagung, Jawa Timur, menunjukkan ciri-ciri ras Mongoloid pada bagian wajahnya, sekaligus menunjukkan ciri-ciri ras Austromelanesid pada bentuk umum tengkoraknya. Dari bukti tersebut dapat disimpulkan, bahwa nenek moyang bangsa Indonesia adalah
  1. percampuran antara dua ras Austromelanesid dan Mongoloid yang mendiami bumi nusantara ini, gelombang demi gelombang, dalam waktu berabad-abad, kemudian bercampur dengan
  2. rumpun Asia dari India,
  3. bercampur lagi dengan rumpun Aria dari India, dan
  4. bercampur lagi dengan bangsa Semit dari Eropa, di masa-masa modern sesudahnya.Dari bukti-bukti arkeologis tersebut di atas maka orang akan sulit jika menetapkan mana sebenarnya yang disebut bangsa Indonesia yang asli. Apalagi sekarang! Zaman globalisasi. Kini dunia rasanya sudah menjadi satu. Kita sekarang sudah menjadi satu warga negara, warga negara  dunia. Kemanusiaan yang adil dan beradab – seperti yang diamanatkan oleh Sila ke-dua Pancasila — seharusnya sudah menjadi way of life semua bangsa di dunia. Apapun ideologinya, apapun filosofinya, apapun agamanya. Mankind is one!
Sumber : Nusantara Tour

+

Tuesday, January 1, 2013

Kekuatan Otak Manusia

Beberapa FAKTA ilmiah tentang ajaib dan menakjubkannya otak dan fikiran seorang manusia, yang anda perlu tahu


FAKTA 1:
Otak manusia terdiri dari 30 milliar neuron atau syaraf otak yang bekerja dengan dahsyat melebihi kemampuan super computer apapun di dunia ini. Neuron inilah yang bekerja dengan dahsyat menciptakan keajaiban dalam hidup anda

FAKTA 2:
Memory otak manusia memilki kapasitas 30-70 triliun giga melebihi memory super komputer apapun di dunia

FAKTA 3:
Sebagaimana computer dapat terhubung dengan computer lain melalui jaringan, demikian juga pikiran manusia dapat terhubung dengan pikiran orang lain di mana saja mereka berada jika keterhubungan tersebut diciptakan

FAKTA 4:

Pikiran manusia terhubung dengan alam semesta yang dalam bahasa psikology disebut UNIVERSAL CONCIOUSNESS (pikiran alam semesta) atau dalam bahasa biologi disebut MORPHOGENETIC FIELD (medan morfogenetika).

FAKTA 5:
Pikiran manusia saling berinteraksi setiap saat tanpa disadari, tetapi sayang dengan cara yang tidak terkendali dan berakibat negatif. Anda dapat mengendalikannya untuk tujuan yang positif untuk keuntungan anda.

FAKTA 6:

Pikiran manusia menjelajah dan dapat mengadakan kontak dengan pikiran siapa saja dengan teknik subjective communication .

FAKTA 7:
Pikiran manusia dapat diprogram untuk melakukan apa saja yang kita inginkan

FAKTA 8:
Pikiran bawah sadar manusia dapat mewujudkan keajaiban jika anda tahu bagaimana memanage-nya.


Pikiran bawah sadar bekerja seperti computer. Pikiran bawah sadar memberi inspirasi, membimbing dan merupakan gudang memori. Pikiran bawah kita mengingat segala sesuatu yang kita lihat, rasakan dan alami. Hanya saja untuk memunculkannya itu yang sulit. Menurut penelitian pikiran bawah sadar kita memiliki kapasitas memory sekitar 70-100 triliun gambar. Karena semua perasaan kita, emosi dan pengalaman disimpan dalam memori dalam bentuk gambar atau bunyi. Sama seperti komputer mendigitalkan semuanya, otak kita pun demikian

Pikiran bawah sadar memiliki kepandaian tak terbatas. Ia memampukan manusia memperoleh pikiran, gagasan, rencana, dan konsep baru. Pikiran bawah sadar memberikan kemampuan inovatif kepada manusia sehingga dapat mengembangkan temuan-temuan baru.


beberapa petunjuk untuk melakukan autosuggestion yaitu

  1. Positive : pada saat melakukan autosuggestion, pikirkan hal-hal yang positif saja.
  2. Powerful : lakukan dengan penuh keyakinan sebab dapat memberikan kekuatan untuk berbuat sesuatu yang luar biasa.
  3. Precise : keinginan yang hendak dicapai harus sudah dapat dideskripsikan, karena pikiran bawah sadar hanya bisa menyusun berdasarkan kategori.
  4. Present Tense: dalam bentuk keinginan saat ini, bukan keinginan di masa lalu atau akan datang.
  5. Personal : lakukan perubahan positif terhadap diri sendiri terlebih dahulu.

Additional Explanation About Amaizing Brain
  1. Studi Pencitraan otak menunjukkan bahwa perasaan manusia berasal dari dalam otak.
  2. Struktur otak manusia hampir sepenuhnya berkembang pada usia 11, meskipun beberapa manajemen diri yang lebih tinggi menyebabkan fungsi otak terus berkembang sampai usia 20 .
  3. Diameter dari neuron otak individu adalah 4 mikron, yang berarti 30.000 bisa muat di kepala pin.
  4. Otak manusia memiliki 10 milyar neuron, sehingga menjadi alat pembelajaran yang paling kuat di dunia.
  5. Setiap neuron otak tunggal mempunyai antara 1.000 sampai 10.000 koneksi dengan neuron lain, hingga membuat koneksi 10 triliun neuron bisa dilakukan
  6. Alkohol mengganggu proses otak dengan melemahkan koneksi antara neuron
  7. Bagian yang sama dari otak menafsirkan rasa sakit baik fisik dan emosional.
  8. Stres dalam waktu lama dapat melemahkan kemampuan otak untuk belajar dan mengingat.
  9. Otak anjing adalah 19 kali lebih kecil dari otak manusia dewasa; otak gajah 4 sampai 5 kali lebih besar dari kita.
  10. Otak Lumba-lumba berhidung botol dewasa ukurannya hampir sama dengan otak manusia dewasa.
  11. Otak orang dewasa rata-rata beratnya 3 sampai 4 lbs. namun mengkonsumsi 20% dari pasokan oksigen tubuh.
  12. Kekurangan Oksigen 5 - 10 menit saja bisa menyebabkan kerusakan otak.
  13. Ota kita membutuhkan darah 20 % dari seluruh darah yang ada di tubuh kita
  14. Otak manusia mempunyai pembuluh darah sepanjang 400 mil (640 km)
  15. Peralatan pencitraan otak MRI fungsional mengukur aliran darah dan memberikan gambaran aktivitas otak selama pengalaman emosional yang sebenarnya.
  16. Tidak ada rasa nyeri dari dalam otak itu sendiri. Hal ini memungkinkan ahli bedah saraf untuk membedah dan menyelediki daerah otak saat pasien terjaga.
  17. Otak manusia hidup sangat lembut dan lembek, sehingga anda bisa memotongnya hanya dengan pisau mentega...
  18. Perjalanan Pesan otak antara neuron dalam kecepatan seperseribu detik.
  19. Setiap kali Anda memiliki mempunyai pikiran baru atau memori, koneksi baru dari otak dibuat antara dua atau lebih sel-sel otak
  20. Otak Anda menghasilkan sampai 25 watt daya saat Anda sedang terjaga --- cukup untuk menghidupkan bola lampu.
Sumbernya http://danish56.blogspot.com/2011/11/fakta-tentang-kekuatan-super-dari-otak.html

+

Saturday, December 8, 2012

Manusia bukan dari Evolusi

Aku sebelumnya penasaran. Terus aku cari-cari di google banyak sekali cerita-cerita tentang manusia, tapi yang kuambil ini aja deh.


Teka-Teki Makhluk Penghuni Bumi Yang DiCiptakan Sebelum Nabi Adam (as) Akhirnya Terungkap
Ibnu Abbas (ra) mengatakan:

“Setelah Allah menyempurnakan penciptaan langit dan bumi dengan segala sifatnya, gunung-gunung telah ditancapkan, angin telah dilepaskan, di bumi telah ada binatang-binatang liar dan bermacam-macam burung, maka buah-buahan mengering dan berjatuhan ke bumi dan di bumi tumbuh rerumputan yang satu sama lain saling tumpang tindih. Pada saat itu, bumi mengadukan persoalan tersebut kepada Tuhannya. Atas pengaduan itu, Allah menciptakan umat yang beraneka ragam dan berlainan jenis, yang diberi nama Jin.

Mereka memiliki jiwa dan aktivitas. Lalu mereka bertebaran seperti debu halus karena jumlah mereka yang sangat banyak. Tanah datar, pegunungan, dan berbagai pelosok dunia telah dipenuhi oleh mereka. Mereka menempati permukaan bumi dalam jangka waktu yang dikehendaki oleh Allah. Di antara mereka ada yang putih, hitam, merah, kuning, bercak-bercak, totol-totol, tuli, buta, menawan, jelek, kuat, lemah, perempuan, dan laki-laki. Satu sama lain kawin dan melahirkan keturunan. Mereka disebut Jin karena mereka samar, tidak kelihatan.

Setelah mereka menyesaki bumi dan dunia kian menyempit karena mereka terus bertambah, bertambah pula bencana karena mereka, maka Allah mengirimkan angin topan kepada mereka. Angin tersebut membinasakan mereka. Hanya sedikit dari mereka yang tersisa. Mereka adalah yang pertama kali membuat rumah, membelah batu, memburu burung, dan binatang liar.

Semua itu terus-menerus mereka lakukan dalam waktu yang lama. Kemudian satu sama lain di antara mereka saling berlaku aniaya; akibatnya, mereka saling berperang. Akan tetapi, perangnya bukan menggunakan senjata. Sebagian di antara mereka melenyapkan sebagian yang lain dengan memblokade rumah-rumah sehingga mereka yang terkepung binasa karena lapar dan haus.

Setelah tindakan perusakan yang dilakukan mereka kian memuncak, maka Allah mengirimkan umat yang berasal dari laut kepada mereka yang jasad-jasadnya lebih besar daripada mereka dan bentuknya lebih menakjubkan, yang disebut dengan Bin. Umat tersebut menyerbu mereka sehingga kaum Jin binasa, tidak satu pun yang tersisa.

Jin tinggal di bumi kurang lebih 500 tahun. Setelah itu, bumi dikuasai oleh Bin. Mereka menikah satu sama lain, melahirkan keturunan dan berkembang biak semakin banyak sehingga bumi kian penuh. Sebagian di antara mereka suka membenam ke bumi lapis ketujuh (menyusul: Penduduk Bumi Lapis Tujuh) dan menetap di sana untuk beberapa hari. Bagi mereka tidak ada tempat yang terhalang. Mereka adalah yang pertama kali menggali sumur, membuat sungai, dan mengalirkan air dari sumber-sumbernya dan dari laut. Mereka adalah yang pertama kali membuat mesin/roda, membangun jembatan di atas air, menangkapi ikan di lautan, dan memburu binatang-binatang liar di wilayah yang tidak berpenduduk.

Oleh karena itu, semua binatang, baik di daratan maupun di lautan, mengadukan urusan tersebut kepada Allah. Dan kerusakan yang disebabkan oleh mereka kian bertambah. Maka, Allah menciptakan Jan.”

Ibnu Abbas (ra) mengatakan:

“Allah menciptakan Jan dari nyala api…” Beliau juga mengatakan bahwa Jan adalah golongan Jin laki-laki. Mereka memiliki jenis yang beraneka ragam. Di antara mereka ada yang disebut dengan Nahabir; ada juga yang disebut Nahamir. Umat ini layaknya seperti manusia, suka makan, minum, dan berketurunan. Di antara mereka ada yang Mu’min dan ada juga yang Kafir. Dan nenek moyang mereka adalah Iblis yang dikutuk oleh Allah.

Diriwayatkan bahwa Allah menjadikan malaikat sebagai penghuni langit dan menjadikan Jan sebagai penghuni bumi. Setelah binatang liar dan burung mengadukan perbuatan Jin dan Bin, Allah menciptakan Jan, sebagaimana telah diceritakan. Setelah Allah menciptakan Jan, maka Dia menempatkan mereka di bumi. Setelah tinggal di bumi, mereka berperang dengan Bin. Jan terlalu kuat bagi Bin hingga mereka mampu menghancurkan Bin sampai tidak ada satu pun yang tersisa. Tinggallah Jan di bumi. Mereka menikah satu sama lain dan melahirkan keturunan sampai bumi ini penuh.

Selanjutnya, di antara mereka timbul kedengkian dan aniaya. Di antara mereka banyak terjadi pertumpahan darah. Sebagian dari mereka mengganggu sebagian lainnya. Atas kejadian ini, bumi mengadu kepada Tuhannya. Maka, ketika itu, kepada mereka Allah mengutus bala tentara malaikat. Dalam rombongan tersebut ada Iblis yang dahulunya bernama ‘Azazil. Dahulunya dia merupakan ketua malaikat. Dia bersama rombongannya mengusir Jan dari bumi. Akibatnya mereka mengungsi ke gunung-gunung dan tinggal di sana dan Iblis merampas bumi dari mereka.

Pada awalnya, si Iblis ini menyembah kepada Allah, baik di bumi maupun di langit. Akan tetapi, kemudian dia ujub dengan dirinya dan dia terasuki ketakaburan (merasa besar). Dalam keadaan demikian, Allah melihat apa yang ada di dalam hatinya, maka Zat Yang Maha Agung berfirman:

Ingatlah ketika Tuhanmu berfirman kepada para malaikat: “Sesungguhnya Aku hendak menjadikan seorang khalifah di muka bumi.” Mereka berkata: “Mengapa Engkau hendak menjadikan (khalifah) di bumi itu orang yang akan membuat kerusakan padanya dan menumpahkan darah, padahal kami senantiasa bertasbih dengan memuji Engkau dan mensucikan Engkau?” Tuhan berfirman: “Sesungguhnya Aku mengetahui apa yang tidak kamu ketahui.”  (QS. Al-Baqarah: 30).

Kalimat "man yufsidu fiiha" pada penggalan kalimat di atas lebih tepat jika bukan diartikan sebagai "orang" tetapi akan lebih tepat jika dimaknai sebagai "makhluk".

Sehingga dari penggalan kisah yang diceritakan Ibnu Abbas (ra) tadi, terungkap sudah pernyataan para malaikat: “Mengapa Engkau hendak menjadikan (khalifah) di bumi itu (makhluk) yang akan membuat kerusakan padanya dan menumpahkan darah…”, maksudnya seperti makhluk-makhluk yang diceritakan terdahulu, yaitu Jin dan Bin. Sebab, mereka telah melakukan kerusakan di muka bumi dan menumpahkan darah.

Lalu siapakah sosok "manusia purba" yang fosil-fosilnya ditemukan dan diketahui berumur ratusan juta tahun lalu? (Sumber: Syaikh Muhammad bin Ahmad bin Iyas, “Kisah Penciptaan dan Tokoh-tokoh Sepanjang Zaman” (diterjemahkan oleh Abdul Halim), Bandung: Pustaka Hidayah, Cet. I, Oktober 2002, hal. 13-72)



Catatan:
Manusia tidak diciptakan di bumi, tapi manusia dijadikan khalifah di bumi. Sebagai pengganti tentunya ada yang diganti, alias Adam bukan makhluk pertama di bumi, dan Allah tidak mengatakan untuk mengganti manusia sebelumnya, tapi pengganti makhluk di bumi, yaitu abu Jan dan banul Jan, mereka itu adalah penghuni bumi sebelum manusia.

Bentuk basyariahnya tak jauh berbeda dengan manusia, maka anda bisa buktikan bahwa makhluk selain manusia, punya badan yang sama seperti manusia, yaitu banul Jan, anak turun Jin, juga banul Ban anak turun dedemit, maka ketika bumi rusak oleh mereka, mereka diusir bahkan dibasmi oleh malaikat, hingga mereka berlari terbirit-birit dan mencari tempat yang jauh dari anak Adam.

Kalau Dari Segi Archeology :

Berdasarkan fosil-fosil yang ditemukan, memang ada makhluk lain sebelum manusia. Mereka seperti manusia, tetapi mempunyai karakteristik yang lebih primitif. Otak mereka lebih kecil. Oleh karena itu, kemampuan mereka berbicara sangat terbatas karena tidak banyak suara vowel yang mampu mereka bunyikan. Kelompok ini dinamakan Neanderthal.

Kemudian datanglah manusia Adam yang diklasifikasikan sebagai Homo Sapiens. Menurut Wikipedia, Homo Sapiens mulai ada sekitar 200 ribu tahun lalu. Sedangkan Neanderthal ada sehingga 130 ribu tahun dulu, kemudian ia lenyap. Ada juga teori yang mengatakan Neonderthal lenyap sebelum Homo Sapiens muncul. Tapi yang pasti, Homo Sapiens bukanlah evolusi dari Neanderthal. Neanderthal hanyalah makhluk seakan manusia yang telah ada sebelum kita (manusia Homo Sapiens) ada.

Mungkin tidak ada fakta konkrit dalam membicarakan isu ini. Kebanyakan teori berdasarkan sumber fosil. Namun yang paling penting mungkin sebagai orang Muslim kita percaya ada makhluk sebelum Adam yang saling membunuh. Ada yang mengatakan mereka adalah dari kaum Jin. Ada juga yang mengatakan bahwa ada 3 umat yang utama sebelum Adam. Dua di antaranya dari kaum Jin. Sedangkan kaum yang ketiga adalah dari golongan yang berbeda dari Jin, karena mereka ini berdarah dan berdaging. Golongan ketiga ini adalah mereka yang dimaksudkan sebagai “man yufsidu fiihaa wa yasfikud dimaa’: golongan yang membuat kerusakan dan menumpahkan darah” seperti yang diulas oleh Malaikat di dalam QS. Al-Baqarah: 30. Ini pendapat yang dilontarkan oleh Al-Maqdisi.


Lalu juga fakta dari blog yang aku temui ini yang membuktikan manusia bukan dari evolusi

Fakta Ilmiah I :
Sel Sperma & Ovum Manusia Buktikan Teori Evolusi Adalah Salah ! Para Evolusionis ( “pro teori Evolusi”) melupakan satu hal kompleks tentang masalah sel telur pada perempuan dan sel sperma pada laki-laki. Sel Telur perempuan mengandung kromosom X dan sel sperma pria mengandung kromosom X untuk reproduksi laki-laki dan kromosom Y untuk reproduksi perempuan. Sel-sel telur berkembang dalam sebuah ovarium dan bila terjadi pembuahan, janin akan disimpan dalam rahim sang ibu. Teori Evolusi menyatakan bahwa faktor lingkungan dapat menyebabkan perubahan kecil pada keturunannya dalam rantai evolusi. Namun pengalaman lingkungan dari sang ibu tidak dapat mengubah kromosom dalam telur dan tidak memiliki efek atau pengaruh apapun pada anaknya. Jadi sebagai contoh gambaran, seorang ibu yang hamil di Hiroshima tahun 1945 dan terkena radiasi nuklir / bom atom yang diledakkan di sana, maka anaknya pasti akan tetap seorang manusia yang sama dengan ibu bapaknya. Radiasi nuklir adalah gangguan terhebat dari lingkungan. Apakah karena nuklir, ada bayi yang dilahirkan mirip kera , misalnya ? Nggak ada khan ..hehehehe… Perempuan tidak bisa menjadi bagian dari teori Evolusi karena fakta ilmiah ini. 

Fakta 2 :
Hitungan Kunci Kromosom Buktikan Teori Evolusi Salah Tidak ada fakta atau bukti bahwa spesies dapat mengubah jumlah kromosom dalam DNA. Jumlah kromosom dalam setiap jenis spesies adalah tetap. Ini membuktikan kalau seorang laki-laki ( manusia) tentunya tidak akan pernah bisa mendapatkan keturunan bila kawin dengan seekor kera betina. ( Ada emangnya engkongnya manusia terus emaknya monyet?…haha nggak ada khan?) Manusia tidak bisa berevolusi dari monyet. Setiap spesies mahluk hidup terkunci ke dalam hitungan kromosomnya yang tidak dapat berubah alias “PATENT”.

Fakta ke-3 :
Spesies Tanpa Link Buktikan Teori Evolusi Salah ! Teori Evolusi berusaha menghadirkan alasan ilmiah dengan membeberkan banyak bukti kalau kehadiran banyak spesies di bumi adalah bukti kebenaran teori evolusi. Pernyataan ini dangkal dan nggak ngilmiah banget ….. coba bayangkan deh, teori evolusi menjajarkan beberapa gambar spesies yang mirip dan mengklaim kalau mereka berevolusi satu sama lain. Manusia adalah contoh paling bagus. Di buku teks biologi dijelaskan kalau banyak ratusan spesies kera yang hidup dan sudah punah. Dipampangkan gambaran monyet dari spesies paling historical atau pra sejarah sampai kera modern hingga akhirnya manusia sejarah hingga manusia modern. Terutama tulang tengkorak spesies-spesies ini yang ditonjolkan pembahasannya. Darwin hanya berusaha membuat sebuah keyakinan baru kalau ada sebuah “missing link” atau kesenjangan antara manusia dan monyet. Ini bisa dilakukan karena ada monyet dan kera yang sudah punah. Tapi bagaimana dengan gajah dan jerapah ? Apakah ada pembahasan tulang gajah pra sejarah yang kuno kemudian menjadi bentuk lain (karena kera berubah menjadi manusia) ?. Atau jerapah yang digambarkan dulunya berleher pendek karena suka mengambil makanan dari pohon tinggi lama-lama leher jerapah jadi panjang dan tinggi ? ( aneh nih… kenapa kuda yang suka makan daun pohon apel di peternakan Malang kok lehernya nggak panjang-panjang ya..?) Inilah kepalsuan teori Evolusi yang sengaja dicekoki pada siswa sekolah. Gambar - gambar jenis spesies itu benar-benar hanyalah sebuah pengelompokan mahluk tapi tidak bisa membuktikan kebenaran teori Evolusi….

Fakta ke-4 :
Hukum Termodinamika ke-II buktikan kalau Evolusi itu Bohong ! hukum termodinamika kedua menyebutkan bahwa adalah tidak mungkin untuk membuat sebuah mesin kalor yang bekerja dalam suatu siklus yang semata-mata mengubah energi panas yang diperoleh dari suatu reservoir pada suhu tertentu seluruhnya menjadi usaha mekanik. Hukum kedua termodinamika mengatakan bahwa aliran kalor memiliki arah; dengan kata lain, tidak semua proses di alam semesta adalah reversible (dapat dibalikkan arahnya). Sebagai contoh jika seekor beruang kutub tertidur di atas salju, maka salju dibawah tubuh nya akan mencair karena kalor dari tubuh beruang tersebut. Akan tetapi beruang tersebut tidak dapat mengambil kalor dari salju tersebut untuk menghangatkan tubuhnya. Dengan demikian, aliran energi kalor memiliki arah, yaitu dari panas ke dingin. Satu aplikasi penting dari hukum kedua adalah studi tentang mesin kalor. Artinya begini, kalau beruang kutub lah yang membuat lingkungannya berubah menjadi cair karena adanya kalor dari badan beruang. Sedangkan teori Evolusi menerangkan terbalik, artinya kalau lingkunganlah yang membuat beruang kutub berubah, kata lainnya lingkunganlah yang menjadikan beruang bisa mempertahankan hidup. Nah, ketahuan khan bohongnya Darwin… mana mungkin Teori Termodinamika ke-II atau Formulasi Kelvin-Plack ini salah, yang ada Teori Evolusi Darwin yang ngaco alias bohong besar !

Fakta Ilmiah ke-5 :
Penelitian di Planet Mars buktikan Teori Evolusi Salah ! NASA di tahun 2004 sudah mengumumkan hasil penelitiannya tentang planet Mars melalui dua teknologi pesawat Spirit dan Opportunity. Hasil penelitian dan pengkajian eksplorasi tanah Planet Mars membuktikan kalau di Planet itu ada tanda-tanda bekas jalur sungai yang mengalir. Penemuan juga menyebutkan bahwa air pernah berlimpah di permukaan planet Mars, tapi anehnya NASA belum menemukan jejak rekam adanya tanda-tanda kehidupan masa lalu atau sekarang di planet Mars. Padahal kalau menurut Teori Evolusi, Mars sangat cocok untuk terbentuknya sebuah kehidupan karena suasananya yang mendukung dengan adanya air. Planet ini memiliki semua percikan kehidupan yang dibutuhkan mahluk untuk hidup, namun nyatanya tidak ada kehidupan di Planet Mars. Lembah bekas sungai tidak menunjukkan adanya vegetasi atau pohon. Tanahnya juga tidak terbukti memendam fosil atau organisme. Mars benar-benar steril.
Sumber : http://andremrgaga.blogspot.com/2012/10/makhluk-penghuni-bumi-sebelum-nabi-adam.html dan http://edukasi.kompasiana.com/2011/12/09/5-fakta-ilmiah-buktikan-teori-evolusi-itu-salah-bohong-dan-konyol/

+

Wednesday, August 29, 2012

6 Kekuatan Dalam Diri Manusia


1. Kekuatan Impian (The Power of Dreams)
Untuk memperoleh hal-hal terbaik dalam kehidupan ini, setiap kita harus memiliki impian dan tujuan hidup yang jelas. Setiap kita harus berani memimpikan hal-hal terindah dan terbaik yang kita inginkan bagi kehidupan kita dan kehidupan orang-orang yang kita cintai.
Tanpa impian, kehidupan kita akan berjalan tanpa arah dan akhirnya kita tidak menyadari dan tidak mampu mengendalikan ke mana sesungguhnya kehidupan kita akan menuju.

2. Kekuatan dari Fokus (The Power of Focus)
Fokus adalah daya (power) untuk melihat sesuatu termasuk masa depan, impian, sasaran atau hal-hal lain seperti kekuatan dan kelemahan dalam diri, peluang di sekitar kita, sehingga lebih jelas dan mengambil langkah untuk mencapainya.
Seperti sebuah kacamata yang membantu seorang untuk melihat lebih jelas, kekuatan fokus membantu kita melihat impian, sasaran, dan kekuatan kita dengan lebih jelas, sehingga kita tidak ragu-ragu dalam melangkah untuk mewujudkannya.


3. Kekuatan Disiplin Diri (The Power of Self Discipline)

Pengulangan adalah kekuatan yang dahsyat untuk mencapai keunggulan. Kita adalah apa yang kita lakukan berulang-ulang. Menurut filsuf Aristoteles, keunggulan adalah sebuah kebiasaan.
Kebiasaan terbangun dari kedisiplinan diri yang secara konsisten dan terus-menerus melakukan sesuatu tindakan yang membawa pada puncak prestasi seseorang. Kebiasaan kita akan menentukan masa depan kita.
Untuk membangun kebiasaan tersebut, diperlukan disiplin diri yang kokoh. Sedangkan kedisiplinan adalah bagaimana kita mengalahkan diri kita dan mengendalikannya untuk mencapai impian dan hal-hal terbaik dalam kehidupan ini.

4. Kekuatan Perjuangan (The Power of Survival)

Setiap manusia diberikan kekuatan untuk menghadapi kesulitan dan penderitaan. Justru melalui berbagai kesulitan itulah kita dibentuk menjadi ciptaan Tuhan yang tegar dalam menghadapi berbagai kesulitan dan kegagalan.
Seringkali kita lupa untuk belajar bagaimana caranya menghadapi kegagalan dan kesulitan hidup, karena justru kegagalan itu sendiri merupakan unsur atau bahan yang utama dalam mencapai keberhasilan atau kehidupan yang berkelimpahan.

5. Kekuatan Pembelajaran (The Power of Learning)
Salah satu kekuatan manusia adalah kemampuannya untuk belajar. Dengan belajar kita dapat menghadapi dan menciptakan perubahan dalam kehidupan kita. Dengan belajar kita dapat bertumbuh hari demi hari menjadi manusia yang lebih baik.
Belajar adalah proses seumur hidup. Sehingga dengan senantiasa belajar dalam kehidupan ini, kita dapat terus meningkatkan taraf kehidupan kita pada aras yang lebih tinggi.

6. Kekuatan Pikiran (The Power of Mind)
Pikiran adalah anugerah Tuhan yang paling besar dan paling terindah. Dengan memahami cara bekerja dan mengetahui bagaimana cara mendayagunakan kekuatan pikiran, kita dapat menciptakan hal-hal terbaik bagi kehidupan kita.
Dengan melatih dan mengembangkan kekuatan pikiran, selain kecerdasan intelektual dan kecerdasan kreatif kita meningkat, juga secara bertahap kecerdasan emosional dan bahkan kecerdasan spiritual kita akan bertumbuh dan berkembang ke tataran yang lebih tinggi.
Semua dari kita berhak dan memiliki kekuatan untuk mencapai kehidupan yang berkelimpahan dan memperoleh hal-hal terbaik dalam kehidupannya.
Semuanya ini adalah produk dari pilihan sadar kita, berdasarkan keyakinan kita, dan bukan dari produk kondisi keberadaan kita di masa lalu dan saat ini

Sumber : http://www.kaskus.co.id/showthread.php?t=11722937

+